24 Juni 2024

beritakitanews.com

Informasi Terkini dan Terupdate

Wagub Sumsel Ungkapkan PT Jamkrida Sumsel Termasuk BUMD Paling Sehat setelah BSB

Palembang, beritakitanews.com –Menempati posisi kedua perusahaan yang sehat, Perusahaan Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Sumatera Selatan diharapkan dapat terus meningkat setiap tahun baik kinerja maupun keuntungan.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Ir. H. Mawardi Yahya ketika dibincangi usai rapat umum Pemegang Saham PT. Jamkrida Sumsel (Perseroda) tahun buku 2022, Senin (13/3/2023).

Dikatakan Mawardi untuk laporan keuangan PT Jamkrida Sumsel meningkat dari tahun-tahun sebelumnya dimana diharapkan setiap tahunnya deviden akan terus meningkat.

Lebih lanjut,
Mawardi menuturkan, untuk perusahaan yang termasuk paling sehat yakni yang pertama Bank Sumsel Babel dan kedua Jamkrida maka sepanjang banyak modal ditanamkan semakin banyak juga keuntungan yang diperoleh.

Mantan Bupati Ogan Ilir Dua Periode ini berharap Kepada BUMD Jamkrida ini dapat berkontribusi dalam memberikan deviden ( untung) lebih besar lagi” ucapnya.

Terakhir Mawardi berpesan kepada seluruh Jajaran Direksi agar dapat kompak dalam bekerja sehingga dapat meningkatkan kinerja yang selama ini dinilai baik.

Sementara itu, di tempat yang sama Komisaris Utama PT Jamkrida Sumsel, Afrian Joni SE MM menerangkan, persentase seluruh indikator makro meningkat dari laba dan buku efesiensi sudah meningkat dari Jamkrida yakni labanya Rp 16,1 milyar dengan jaminan 50 persen sebab pemilihan untuk dana pemilihan umum, CSR, jasa produksi dan yang lainnya.

Menurut Afrian Joni tahun depan banyak produk yang dapat dimanfaatkan oleh Jamkrida khususnya meningkatkan di bidang garansi dengan kontraktor, Kredit Usaha Kecil (KUR) dan kerjasama dengan BUMN untuk menjamin kredit usaha rakyat.

“Kita ingin bekerja sama secara nasional dengan provinsi di Indonesia seperti Lampung, Babel, Bengkulu, Jambi itu diperlukan modal yang besar dimana modal dasar Rp 400 milyar, kita baru Rp 135 milyar kalau 50 persen saja menjadi Rp 200 milyar,” paparnya.

Ia menerangkan untuk marketnya yakni 17 kabupaten/kota Sumsel, di samping memperluas market pihaknya kerjasama dengan pihak luar juga meningkatkan kerjasama dengan Bank Sumsel yang apabila penyertaan modal besar dengan Bank Sumsel maka kesempatan giring rasio 40 kali lipat dari deposit di Bank Sumsel.

“Jadi semakin banyak modal yang kita tempatkan di Bank Sumsel maka 40 kali lipat kita bisa mendapatkan penjaminan disana, uangnya tidak hilang kan, uangnya bukan di belanjakan kemana mana,” tukasnya.

Dalam hal ini Produk yang paling banyak yakni penjamin kredit, kredit usaha rakyat, Kredit konsumtif pegawai, KUR UMKM. (*)