13 Juni 2024

beritakitanews.com

Informasi Terkini dan Terupdate

Tarif Parkir RSUD Banyuasin Di Soal, Kasat Pol-PP : Kami Usulkan Gratis

BANYUASIN, Beritakitanews.com – Pangkalan Balai Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Banyuasin menggelar aksi damai di depan kantor Polisi Pamong Praja (Pol-PP) Banyuasin, Rabu (30/06/2021). Hal ini guna mendesak Pol PP Banyuasin untuk menetibkan tarif parkir yang dirasa memberatkan masyarakat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyuasin.

Ketua JPKP Banyuasin Indo Sapri dalam orasinya meminta Kepada Satpol PP Banyuasin untuk sesegera mungkin menertibkan parkir dan bila perlu tutup parkir di RSUD Kabupaten Banyuasin karena dinilai merugikan masyarakat Banyuasin.

“Tarif parkir yang telah berlaku untuk roda empat Rp 4000 perjam, untuk roda dua Rp 2000 perjam. Jika kondisinya kita bolak – balik karena keluarga sakit untuk keperluan, tentu akan terasa sangat membebani masyarakat,”jelasnya.

Dikatakan Indo Sapri, pihaknya meminta Satpol PP Kabupaten Banyuasin mendorong untuk mengembalikan wewenang pengelolaan parkir tersebut kepada dinas perhubungan Kabupaten Banyuasin sesuai dengan peraturan daerah Kabupaten Banyuasin nomor 17 tahun 2012.

“Kami minta kepada Kasat Pol-PP Banyuasin, tolong kembalikan parkir RSUD Banyuasin kepada dinas perhubungan,mari kita tegakkan aturan yang ada demi meringankan beban masyarakat yang mau berobatdan,”tegasnya.

Sementara Kepala Satuan Pol-PP Banyuasin Indra Hadi yang menemui masa aksi penunjuk rasa mengatakan akan menggelar rapat dalam minggu ini dengan pihak terkait.

“Akan kita rapatkan di Bapenda dan Dishub, kami pelajari dulu, bukan tidak mau menegakkan saat ini tapi karena kita harus membahas beberapa aturan yang ada, nanti rapat kita undang juga dari JPKP,”katanya.

Ditegaskan Indra Hadi, jika memang tarif ini dirasa membebani masyarakat, maka pihaknya akan mengusulkan agar ditiadakan uang biaya penarikan parkir atau gratis.

“Jika parkir membebankan masyarakat, apa boleh buat jika perlu kita usulan kita gratisan. Kita usulan kepada pimpinan ada Satpam yang menjaga yang di gaji dari pihak RSUD atau Pemerintah Daerah,”tandasnya.

Laporan : yansa