14 Juli 2024

beritakitanews.com

Informasi Terkini dan Terupdate

Pertama di Indonesia, Gubernur Sumsel Meluncurkan Stiker Hologram Tanda Lunas Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melaunching pemasangan stiker tanda Lunas pembayaran pajak kendaraan bermotor. Launching stiker hologram inisiasi Gubernur Sumsel H. Herman Deru tersebut merupakan yang pertama di Indonesia.

“Ini baru pertama di Indonesia, dari 34 Provinsi dan 500 lebih Kabupaten / Kota seluruh Indonesia baru Provinsi Sumsel yang meluncurkan stiker pajak kendaraan,” kata HD usai melaunching stiker hologram di Kantor bersama Samsat Wilayah Palembang I Kapten A. Rivai Palembang, Jumat (26) / 2).

Dimana menurutnya, meluncurkan stiker yang akan dipasang di plat kendaraan bermotor tersebut bukan sebagai binatang, melainkan sebagai reward yang diberikan kepada pajak. Minimal wajib pajak tersebut patuh atas kewajiban-kewajibannya.

“Jika jalan melihat ada penguji itu menandakan tahun pajak. Nah ini sebagai servisnya kita berikan berupa hologram, ini menandakan wajib pajak sebagai orang yang patuh, ”ungkap HD.

Maka itu, pembayaran pajak pajak terima kasih kepada seluruh wajib bermotor yang selama ini secara bertahap dan merata untuk membayar pajak.

Lebih lanjut HD menjelaskan setiap pembayaran pajak, sehingga pajak dan servis itu seimbang. Pelayanan itu, menurutnya, tidak hanya berupa pembangunan, namun juga mulai dari garda terdepan petugas Samsat itu sendiri seperti keramah-tamahan yang di tunjukan.

“Maka buatlah seluas mungkin inovasi sebagai penghargaan bagi wajib pajak. Bila para wajib pajak itu dijadikan seperti raja, ”terangnya.

Dikesempatan ini, HD juga mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada jajaran kepolisian Sumsel yang akan menerapkan aplikasi E-Tilang.

“Jadi Pemprov memberikan bantuan kepada Polda Sumsel untuk memberikan perangkat khusus untuk E-tilang. Sehingga kita menjadi kota modern, termasuk hologram ini bisa dengan mudah menggunakan kamera tersebut, ”ucapnya.

Disisi lain, untuk memberikan contoh yang baik kepada masyarakat terhadap wajib pajak, Herman Deru telah memerintahkan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Provinsi Sumsel untuk berkerjasama dengan pihak Kepolisian dan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Sumsel untuk menindak tegas dan mengecek seluruh mobil dinas berplat merah mulai dari tingkat Provinsi, Kabupaten / Kota hingga Desa yang tidak membayar pajak. 

“Saya sudah intruksikan dimulai dari kendaraan aparatur pemerintah dulu yang berplat merah untuk ditertibkan bayar pajaknya di seluruh penjuru Sumsel mulai dari tingkat desa sampai provinsi tanpa izin, bila perlu para Bupati / Walikota untuk segera menggelar apel kendaraan, ini kita lakukan agar menjadi teladan bagi masyarakat , ”Terangnya.

Dia juga akan memberikan reward bagi daerah yang tertib membayar pajak.

“Nanti bagi daerah yang tertib akan diberikan pahala. Akan kita kasih penghargaan bagi daerah yang tertib wajib pajak, ”katanya. 

Maka HD minta untuk segara diinventarisir dari 29 Samsat yang ada di Sumsel untuk menzooming yang mana kendaraan dinas belum bayar pajak mulai dari tingkat desa, Kab / kota hingga Provinsi. “Kalau ini optimal saya yakin PAD kita akan lebih baik meski dimasa pandemi saat ini,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Provinsi Sumsel, Hj. Neng Muhaiba kata stiker berbentuk hologram ini berlaku 1 tahun dan memiliki kode keamanan yang tinggi, dan tidak dapat dipalsukan. 

Ini juga, lanjut Neng merupakan gagasan ini ditindak lanjuti oleh SK Gubernur no 112 / kpps / Bapenda / 2020 tanggal 11 Februari tentang pemasangan stiker untuk wajib pajak. Merupakan refleksi terobosan dalam meningkatkan pendapatan daerah. 

“Selain pertama di Indonesia, tujuan terbentuknya gagasan ini dalam rangka optimalisasi pendapatan asli daerah dan untuk mendukung pembangunan yang ada di Sumsel.

Laporan : evi farlina