14 Juli 2024

beritakitanews.com

Informasi Terkini dan Terupdate

HD Kucurkan Bangubsus Secara Proporsional Penanganan Infrastruktur Kota Prabumulih

Palembang, berotakitanews.com – Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru berupaya mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur secara merata di 17 Kabupaten/kota di Sumsel.  Salah satu caranya mengucurkan dana Bantuan Gubernur Khusus (Bangubsus) secara proporsional bagi setiap daerah.

“Kita telah mempersilahkan bagi Bupati dan Walikota memaparkan programnya, dari sini kita tahu program mana saja yang bisa kita bantu dari Bangubsus,” ungkap Herman Deru usai mendengarkan paparan program Kota Prabumulih di ruang tamu Gubernur, Selasa (16/2/21).

Dijelaskannya, Bangubsus diberikan setelah tim dari Provinsi melakukan verifikasi ke lapangan. Menurutnya, Bangubsus akan diutamakan bagi pembangunan yang sangat dibutuhkan, dikeluhkan atau akan menjawab kebutuhan masyarakat setempat.

Dari sejumlah program unggulan  dijalankan baik pembangunan fisik dan non fisik, dalam rangka mendekatkan pelayanan pada masyarakat termasuk upaya meningkatkan kesejahteraan warga. Kota Prabumulih mendapatkan respon positif dari Gubernur oleh sebab itu dia minta ada sinkroniasi antara Pemkot dan Pemprov agar program tersebut dapat berjalan maksimal.

“Kita persilahkan Walikota Prabumulih, Ridho Yahya untuk mengsikronisasikan program bersama tim dari Provinsi Sumsel. Kita terus berusaha untuk memberikan Bangubsus dengan proporsional di setiap kebupaten/kota di Sumsel, demi terwujudnya Sumsel Maju Bersama,” imbuhnya.

Sementara itu dengan rinci Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya, MM menjelaskan setidaknya ada 11 program unggulan diusulkan Pemkot Prabumulih di TA. 2021 meliputi pembangunan rumah tidak layak huni, pembangunam rumah komunitas, penolakan ekspor batubara, pembangunan jaringan gas rumah tangga dan PEP Akamigas.

“Program unggul kita lainnya ada pengembangan UKM, pembangunan dan rehabilitasi rumah ibadah, wajib shalat, baca dan tulis Al-quran, khitanan ke rumah masyarakat, mobil jenazah gratis dan pemberian insentif tenaga sosial,” ucapnya.

Disisi lain, sejumlah program penting lainnya tetap dijalankan seperti pembangunann flay over, exit tol dan budidaya perikanan.

“Tentu kita ingin adanya sikronisasi antara program kota dengan provinsi. Terutama program yang berdampak bagi masyarakat luas, seperti pembangunan rumah ibadah, rumah tidak layak huni dan komunitas serta PEP Akamigas, exit tol dan pusat budidaya ikan,” ucapnya.  (*)